Showing posts with label Pengetahuan. Show all posts
Showing posts with label Pengetahuan. Show all posts

Mengenal Lebih Jauh Tentang Kemampuan Psikis Dalam Diri Manusia


Dunia ini diciptakan Tuhan dengan sangat luar biasa. Bumi tempat kita berpijak ini menyimpan berjuta-juta fenomena yang sudah kita ketahui maupun masih belum kita ketahui. Termasuk manusia, manusia diciptakan Tuhan sebagai pemimpin di Bumi ini.
Sebagaimana dijelaskan oleh dalam Al-Qur'an Surah Al-An'am ayat 165:




"Dan Dia-lah yang Menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah di bumi dan Dia Mengangkat (derajat) sebagian kamu di atas yang lain, untuk mengujimu atas (karunia) yang Diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhan-mu sangat cepat Memberi hukuman dan sungguh, Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang."

Maksud dari pemimpin ialah tidak hanya mengatur diri sendiri dan orang lain, namun juga mengatur dan menjaga kelestarian alam, bijak dalam berkehidupan/ bermasyarakat, dan sebagainya. Tuhan menciptakan manusia sebagai makhluk yang luar biasa dan sempurna karena memang manusia menyimpan berbagai hal yang luar biasa, baik yang diketahui seperti manusia memiliki mata sebagai indera yang berfungsi sebagai sensor melihat dunia sekitar. Jika dikonversikan menjadi satuan piksel, maka manusia memiliki mata yang beresolusi 576 Megapiksel (Menurut perhitungan Clarkvision).

Dibalik dahsyatnya mata manusia, manusia memiliki kemampuan indera yang bahkan sulit dijelaskan secara logika. Kemampuan ini lahir secara alami sebagai "Pemberian" dari Tuhan kepada manusia. Albert Einstein pernah berkata bahwa manusia hanya menggunakan 10 persen fungsi otaknya. Otak yang merupakan bagian paling penting dalam menjalankan seluruh fungsinya ternyata hanya 10 persen saja yang terpakai. Lantas misteri apa yang masih belum terpecahkan sampai sekarang dibalik 90 persen otak manusia. Mungkin yang dibilang Einstein adalah kemampuan di luar kelima indera manusia. Kemampuan ini sering kita sebut "Indera keenam" atau dalam bahasa barat sering disebut "ESP (Extra Sensory Perception).

Ada manusia yang dianugerahkan kemampuan seperti ini dari lahir (sering disebut anak indigo), ada pula yang belajar ilmunya secara khusus baik melalui metode agama, psikologi, penguasaan cakra (chi), dan sebagainya.

Berikut ini adalah 11 kemampuan supranatural yang dimiliki manusia.


1.) Telepati (Telepathy) 


Telepati yaitu kemampuan psikis seseorang dalam merasakan dan membaca pikiran orang lain. Dalam tingkat lebih tinggi lagi, telepati dapat digunakan dalam berkomunikasi jarak jauh, tentunya dengan orang yang memiliki kemampuan yang sama. Jika diibaratkan telepon, pikiran orang yang satu berfungsi sebagai pengirim sinyal dan orang yang satunya lagi sebagai penerima sinyal. Sinyal yang dimaksud di sini adalah gelombang otak.
Orang yang dapat melakukan telepati yakni yang memiliki kemampuan dalam mengendalikan cakra otak yang disebut cakra mata ketiga (pineal gland) untuk mentransmisikan serta menerjemahkan gelombang otak tersebut.


2.) Clairvoyance


Clairvoyance yakni sebutan bagi seseorang yang memiliki kemampuan dalam melihat gambaran visual objek atau peristiwa secara langsung dalam pikirannya. Orang Indonesia sering menyebut Clairvoyance dengan sebutan "Cenayang". Orang yang memiliki kemampuan ini biasanya hanya memejamkan mata untuk mengetahui keadaan objek yang ingin dilihat.
Sebagai contoh, seseorang kehilangan jam tangannya, seseorang itu dapat mengetahui dimana letak jam tangan itu hanya dengan memejamkan matanya. Saat memejamkan matanya, terdapat gambaran jelas dimana letak jam tangan itu sebagaimana menonton televisi.


3.) Clairaudience


Clairaudience serupa seperti Clairvoyance, namun sedikit berbeda. Jika Clairvoyance mengetahui keadaan objek dengan visual sedangkan Clairaudience mengetahuinya dengan pendengaran (audio/suara). Biasanya suara ini berupa bisikan atau bahkan jelas terdengar, dan suara itu berasal dari dalam diri seseorang yang memiliki kemampuan ini.


4.) Otherworld Sight


Otherworld sight adalah kemampuan psikis seseorang dalam melihat dunia yang tak kasat mata, seperti melihat makhluk halus beserta hal-hal lainnya yang tak masuk akal.


5.) Precognition


Precognition yaitu kemampuan psikis seseorang dalam mengetahui kejadian atau peristiwa yang akan terjadi di masa depan. Kejadian ini bisa pasti terjadi maupun tidak, ada yang jelas dan masih samar. Kemampuan mengetahui peristiwa masa depan ini dapat secara visual maupun audio. Precognition sering kita sebut dengan istilah "Ramal".


6.) Psychometry


Psychometry yaitu kemampuan psikis seseorang dalam menangkap informasi setelah menyentuh objek atau benda. Informasi yang diperoleh yakni berupa gambaran, angka, maupun tulisan. Contoh, saat menyentuh suatu lukisan, seseorang itu dapat langsung terbayang siapa wajah pelukisnya, tahun berapa lukisan tersebut dibuat, dan sebagainya.


7.) Psychokinesis


Psychokinesis adalah kemampuan psikis seseorang dalam hal menggerakkan suatu objek tanpa menyentuh objek tersebut. Orang yang memiliki kemampuan ini dapat mengendalikan atau menggerakkan benda (telekinesis), api (pyrokinesis), udara (aerokinesis), air (hydrokinesis). Contoh, Dedi Corbuzier membengkokkan sendok atau garpu dengan hanya melihatnya.


8.) Astral Projection


Astral Projection adalah kemampuan psikis seseorang dalam mengeluarkan badan astral (sukma) dari badan fisik orang tersebut. Ke tingkat lebih lanjut, orang yang melakukan astral projection dapat menjelajahi ruang dan waktu. Di Indonesia, kemampuan ini disebut dengan istilah "Raga Sukma".


9.) Lucid Dreaming


Lucid Dreaming adalah kemampuan psikis seseorang dalam mengendalikan mimpi. Saat berada di dunia mimpi, orang yang memiliki kemampuan ini dapat sadar bahwa ia sedang bermimpi, bahkan orang memiliki kemampuan ini dapat menciptakan sesuatu di mimpinya dan melakukan semua yang tidak dapat dilakukan di dunia nyata.


10.)  Hypnosis


Hypnosis adalah kemampuan psikis seseorang dalam mengendalikan atau mempengaruhi alam bawah sadar (unconsciousness world) diri sendiri maupun orang lain. Kemampuan hypnosis ini biasanya dipakai untuk terapi pengobatan (hypnotheraphy), namun bahkan ada yang memakainya untuk kejahatan (hypnocrime).


11.) Mnemokinesis


Mnemokinesis adalah kemampuan psikis seseorang dalam mengingat berbagai macam tulisan dengan sangat cepat. Tulisan ini dapat berupa simbol, huruf, angka, dan lainnya. Contoh, Dominic Brian, orang Indonesia yang memiliki kemampuan mengingat angka tercepat di dunia. Atau Tabarak, orang Pakistan yang merupakan Hafidz Al-Qur'an termuda di dunia (4,5 Tahun hafal 30 Juz Al-Qur'an).

Itulah tadi beberapa kemampuan psikis yang dapat saya jelaskan menurut beberapa buku/ referensi yang saya baca maupun yang saya lihat secara langsung. Sebenarnya, masih banyak sekali macam kemampuan psikis yang dimiliki manusia yang tak dapat saya jelaskan satu per satu.

Dalam Islam, kita mengenal kemampuan ini dengan istilah Mukjizat (Nabi), Irhas (Calon Nabi/ Rasul), Karomah (Wali), Maunah (Manusia biasa).

Semua kemampuan yang tak bisa dijelaskan dengan akal ini telah diterangkan oleh Allah SWT di dalam Al-Qur'an berupa mukjizat para Nabi terdahulu, dan lain sebagainya.

Semua keajaiban di dunia ini tak lepas dari tangan Tuhan. Tuhan-lah yang menciptakan hal-hal luarbiasa ini tak lain adalah agar kita lebih bertaqwa kepada-Nya. Keajaiban ini tak serta merta membuat kita menjadi syirik (percaya dengan zat selain Allah) namun justru membuat kita semakin yakin bahwa Allah itu Maha Besar.

Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita. 

Kepler 452B, Planet Temuan NASA Yang Sangat Mirip Bumi

Allahuakbar, hanya itu yang bisa kita ucapkan saat mendengar berita seperti ini. Bagaimana tidak, para ilmuan NASA secara mengejutkan telah mengumumkan planet yang sangat mirip dengan bumi setelah sekian lama meneliti planet tersebut.  Pada tanggal 23 Juli 2015 NASA mengumumkan temuan baru dari Kepler Space Telescope yang merupakan misi untuk mencari planet lain yaitu planet Kepler 452B. Hal ini tentu membuat kita sebagai penghuni bumi yang telah dicap sebagai "Khalifatu filardhi" atau "Khalifah di Bumi" oleh Allah SWT ternganga bingung mendengar fenomena alam ini.

Exoplanet yang mengorbit bintang lain pertama kali ditemukan pada tahun 1995. Exoplanet, terutama planet yg mirip Bumi walaupun berukuran kecil masih menjadi Science Fiction 21 tahun yg lalu. Tp sekarang para astronomer sudah menemukan apa yg dari dulu manusia impikan, yaitu planet Bumi yang lain.

Perbandingan antara Bumi dan planet Kepler 452B

  • Perbandingan antara Bumi dan planet Kepler 452B
Kepler 452B adalah planet terkecil yang mengorbit bintang lain di zona yang bisa ditinggali makhluk hidup, bahkan Kepler 452 B dideskripsikan sebagai sepupu Bumi yg lebih tua dan lebih besar.
Yg membuat planet ini luar biasa adalah orbitnya saat mengelilingi bintang yg hampir sama jaraknya dengan orbit bumi, bahkan bintang yg diorbit planet Kepler 452B ini disebut mirip dengan Matahari. Hal ini membuat planet Kepler 452B mampu untuk menopang kehidupan. NASA juga berkata jika tanaman dipindahkan ke planet tersebut maka tanaman itu kemungkinan besar bisa hidup.

Perbandingan Matahari dan Kepler 452

  • Perbandingan Matahari dan Kepler 452
Planet Kepler 452B berukuran 60% lebih besar daripada Bumi dan berlokasi sejauh 1.400 tahun cahaya di konstelasi Cygnus. Walaupun ukurannya lebih besar, planet Kepler 452B mengorbit bintangnya selama 385 hari atau hanya 5% lebih lama daripada Bumi. Jarak antara planet Kepler 452B ke bintang yg diorbitnya pun hanya lebih jauh 5 % dari jarak planet Bumi ke Matahari.

Hal ini membuat planet Kepler 452B berada dalam zona yang bisa ditinggali makhluk hidup - atau disebut Goldilocks zone - yaitu area dimana air dapat menggenang di permukaan planet.
"Ini sangat menarik, karena Kepler 452B menerima jenis spektrum dan intensitas cahaya yang sama seperti yang kita dapat di Bumi. Ini artinya tanaman di planet Bumi dapat tumbuh jika Kepler 452B memiliki permukaan tanah berbatu dan memiliki atmosfir" kata Dr. Daniel Brown, ahli astronomi dari Nottingham Trent University.

"Matahari"-nya Kepler 452B yaitu Kepler 452 berumur 6 milyar tahun, 1,5 tahun lebih tua daripada "Matahari"-nya Bumi, mempunyai suhu yang sama, 20% lebih cerah dan memiliki diameter 10% lebih panjang.

Perbandingan Solar System dengan Kepler 186 dan Kepler 452

  • Perbandingan Solar System dengan Kepler 186 dan Kepler 452
Walaupun massa dan komposisinya belum diketahui, riset sebelumnya menunjukkan bahwa planet berukuran seperti Kepler 452B memiliki kemungkinan besar mempunyai permukaan yg berbatu.

Perbandingan Kepler 452B dengan 51 Peg B yang merupakan exoplanet yg pertama kali ditemukan

  • Perbandingan Kepler 452B dengan 51 Peg B yang merupakan exoplanet yg pertama kali ditemukan
"Kami dapat berasumsi bahwa Kepler 452B adalah sepupu Bumi yg lebih besar dan lebih tua. Menakjubkan jika kita mempertimbangkan bahwa planet ini telah menghabiskan waktu selama 6 miliar tahun di zona yg dapat dihuni makhluk hidup lebih lama dari Bumi. Planet ini mempunyai kesempatan besar untuk adanya kehidupan, karena semua bahan dan kondisi yg diperlukan bagi kehidupan ada di planet ini" kata Jon Jenkins, pemimpin analisis data Kepler dari Nasa's Ames Research Center

The Kepler Space Telescope
The Kepler Space Telescope

The Kepler Space Telescope, sejauh ini telah menemukan 1.028 exoplanet sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2009. Para astronom memindah posisinya secara teratur dan mengubah sudut pandang teleskop tersebut. Hal itu dilakukan untuk melihat perubahan kecil kecerahan dari bintang yang mengindikasi adanya planet yang mengorbit.
Penemuan planet-planet yang dapat dihuni selama 6 tahun terakhir
Penemuan planet-planet yang dapat dihuni selama 6 tahun terakhir

Sumber

5 Teknologi Hebat Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Ada begitu banyak misteri yang tersimpan dalam peradaban nenek moyang bangsa Indonesia. Mulai dari aspek sosial, ekonomi, khususnya teknologi. Teknologi yang konon dulu dikatakan lebih maju dibanding saat ini masih menjadi misteri. Namun, beberapa sudah terkuak. Lantas, apa saja teknologi peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia yang begitu fantastis dan luar biasa. Kita bisa simak pada ulasan berikut ini.

1.) Candi Borobudur: Kecanggihan Arsitektur dan Teknologi


Borobudur adalah candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari wangsa Syailendra. Borobudur merupakan bangunan candi yang sangat megah.
Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit.

Bahkan dengan kecanggihan yang ada pada masa kini, sulit membangun sebuah candi yang mampu menyamai candi Borobudur. Borobudur juga mengadopsi Konsep Fraktal.Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan.

Candi borobudur sendiri adalah stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Terus hingga ketidakberhinggaan. Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu. Bangunan Candi Borobudur benar-benar bangunan yang luar biasa.


2.) Kapal Jung Jawa: Teknologi Kapal Raksasa



Jauh sebelum Cheng Ho dan Columbus, para penjelajah laut Nusantara sudah melintasi sepertiga bola dunia. Meskipun sejak 500 tahun sebelum Masehi orang-orang China sudah mengembangkan beragam jenis kapal dalam berbagai ukuran, hingga abad VII kecil sekali peran kapal China dalam pelayaran laut lepas.
Dalam catatan perjalanan keagamaan I-Tsing (671-695 M) dari Kanton ke Perguruan Nalanda di India Selatan disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya, negeri yang ketika itu menguasai lalu lintas pelayaran di ”Laut Selatan”.

Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit tahun 1645 menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar.

Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. 'Mereka mengaku keturunan Jawa,' kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku Sejarah Modern Awal Asia Tenggara.

Berdasarkan relief kapal di Candi Borobudur membuktikan bahwa sejak dulu nenek moyang kita telah menguasai teknik pembuatan kapal. Kapal Borobudur telah memainkan peran utama dalam segala hal dalam bahasa Jawa pelayaran, selama ratusan ratus tahun sebelum abad ke-13.

Memasuki abad ke-8 awal, kapal Borobudur digeser oleh Jung besar Jawa, dengan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata 'Jung' digunakan pertama kali dalam perjalanan biksu Odrico jurnal, Jonhan de Marignolli, dan Ibn Battuta berlayar ke Nusantara, awal abad ke-14.

Mereka memuji kehebatan kapal Jawa raksasa sebagai penguasa laut Asia Tenggara. Teknologi pembuatan Jung tak jauh berbeda dari karya kapal Borobudur; seluruh badan kapal dibangun tanpa menggunakan paku.

Disebutkan, jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terbuat dari papan berlapis empat serta mampu menahan tembakan meriam kapal-kapal Portugis.

Bobot jung rata-rata sekitar 600 ton, melebihi kapal perang Portugis. Jung terbesar dari Kerajaan Demak bobotnya mencapai 1.000 ton yang digunakan sebagai pengangkut pasukan Nusantara untuk menyerang armada Portugis di Malaka pada 1513. Bisa dikatakan, kapal jung Nusantara ini disandingkan dengan kapal induk di era modern sekarang ini.


3.) Keris: Kecanggihan Teknologi Penempaan Logam


Teknologi logam sudah lama berkembang sejak awal masehi di nusantara. Para empu sudah mengenal berbagai kualitas kekerasan logam. Keris memiliki teknologi penempaan besi yang luar biasa untuk ukuran masyarakat di masa lampau.
Keris dibuat dengan teknik penempaan, bukan dicor. Teknik penempaan disertai pelipatan berguna untuk mencari kemurniaan besi, yang mana pada waktu itu bahan-bahan besi masih komposit dengan materi-materi alam lainnya.

Keris yang mulanya dari lembaran besi yang dilipat-lipat hingga kadang sampai ribuan kali lipatan sepertinya akan tetap senilai dengan prosesnya yang unik, menarik dan sulit. Perkembangan teknologi tempa tersebut mampu menciptakan satu teknik tempa Tosan Aji ( Tosan = besi, Aji = berharga).

Pemilihan akan batu meteorit yang mengandung unsur titanium sebagai bahan keris, juga merupakan penemuan nenek moyang kita yang mengagumkan. Titanium lebih dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat keris karena sifatnya ringan namun sangat kuat. Titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis unsur logam lainnya. Unsur titanium itu keras, kuat, ringan, tahan panas, dan juga tahan karat.

Unsur logam titanium baru ditemukan sebagai unsur logam mandiri pada sekitar tahun 1940, dan logam yang kekerasannya melebihi baja namun jauh lebih ringan dari besi. Dalam peradaban modern sekarang, titanium dimanfaatkan orang untuk membuat pelapis hidung pesawat angkasa luar, serta ujung roket dan peluru kendali antar benua.


4.) Rumah Gadang: Arsitektur Rumah Aman Gempa


Para nenek moyang orang Minang ternyata berpikiran futuristik alias jauh maju melampaui zamannya dalam membangun rumah. Konstruksi rumah gadang ternyata telah dirancang untuk menahan gempuran gempa bumi.
Rumah gadang di Sumatera Barat membuktikan ketangguhan rekayasa konstruksi yang memiliki daya lentur dan soliditas saat terjadi guncangan gempa hingga berkekuatan di atas 8 skala richter.

Bentuk rumah gadang membuat Rumah Gadang tetap stabil menerima guncangan dari bumi. Getaran yang datang dari tanah terhadap bangunan terdistribusi ke semua bangunan.

Rumah gadang tidak menggunakan paku sebagai pengikat, tetapi berupa pasak sebagai sambungan membuat bangunan memiliki sifat sangat lentur.

Selain itu kaki atau tiang bangunan bagian bawah tidak pernah menyentuh bumi atau tanah. Tapak tiang dialas dengan batu sandi.

Batu ini berfungsi sebagai peredam getaran gelombang dari tanah, sehingga tidak mempengaruhi bangunan di atasnya. Kalau ada getaran gempa bumi, Rumah Gadang hanya akan berayun atau bergoyang mengikuti gelombang yang ditimbulkan getaran tersebut

Darmansyah, ahli konstruksi dari Lembaga Penanggulangan Bencana Alam, Sumatera Barat menyebutkan, dari sisi ilmu konstruksi bangunan rumah gadang jauh lebih maju setidaknya 300 tahun dibanding konstruksi yang ada di dunia pada zamannya.


5.) Tempe: Pemanfaatan Bioteknologi untuk Makanan


Tempe merupakan hasil bioteknologi sederhana khas Indonesia. Nenek moyang bangsa Indonesia telah menggunakan Rhizopus untuk membuat tempe dari kedelai. Semua ini adalah penggunaan mikroba atau mikroorganisme pada tingkat sel untuk tujuan pangan.
Sebenarnya mengolah kedelai dengan ragi juga dilakukan di negara lain seperti China, Jepang, India, dll. Tetapi yang menggunakan Rhizopus hanya di Indonesia saja. Jadi kemampuan membuat tempe kedelai adalah penemuan orang Indonesia.

Tempe sudah dikenal sejak berabad-abad lalu di Nusantara. Dalam bab 3 dan bab 12 manuskrip Serat Centhini dengan seting Jawa abad ke-16 telah ditemukan kata 'tempe'.

Kini, tempe sudah merambah manca negara, tidak saja karena rasa dan aromanya, namun juga karena kandungan gizinya. Penemuan tempe adalah sumbangan nenek moyang kita pada seni masak dunia.


Itu tadi adalah beberapa teknologi hebat yang nenek moyang bangsa Indonesia punya. Sebenarnya masih banyak sekali teknologi kuno yang bahkan melampaui teknologi modern saat ini. Banggalah sebagai bangsa Indonesia. Jangan lupa kepada jasa para pendahulu kita. Bangun Indonesia menjadi lebih maju. Jadilah pribadi yang berkarakter dan berintegritas.

Sekian.

Sumber
Di zaman dahulu kala, para nenek moyang kita sudah menemukan banyak penemuan yang terbilang canggih. Tetapi sayang sekali banyak orang Indonesia sendiri tidak menyadarinya. Berikut10 Teknologi Fantastis yang Dimiliki nenek Moyang Indonesia: 1. Borobudur: bukti kecanggihan teknologi dan arsitektur Borobudur [lihat.co.id] –Pengunjung anehdidunia.blogspot borobudur adalah candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari wangsa Syailendra. Borobudur merupakan bangunan candi yang sangat megah. Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit. Bahkan dengan kecanggihan yang ada pada masa kini, sulit membangun sebuah candi yang mampu menyamai candi Borobudur. Borobudur juga mengadopsi Konsep Fraktal. Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan. Candi borobudur sendiri adalah stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Terus hingga ketidakberhinggaan. Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu. Bangunan Candi Borobudur benar-benar bangunan yang luar biasa. 2. Kapal Jung Jawa: Teknologi kapal raksasa Kapal Jung Jawa [lihat.co.id] –Jauh sebelum Cheng Ho dan Columbus, para penjelajah laut Nusantara sudah melintasi sepertiga bola dunia. Meskipun sejak 500 tahun sebelum Masehi orang-orang China sudah mengembangkan beragam jenis kapal dalam berbagai ukuran, hingga abad VII kecil sekali peran kapal China dalam pelayaran laut lepas. Dalam catatan perjalanan keagamaan I-Tsing (671-695 M) dari Kanton ke Perguruan Nalanda di India Selatan disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya, negeri yang ketika itu menguasai lalu lintas pelayaran di ”Laut Selatan”. Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit tahun 1645 menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar. Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. ‘Mereka mengaku keturunan Jawa,’ kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku Sejarah Modern Awal Asia Tenggara. Berdasarkan relief kapal di Candi Borobudur membuktikan bahwa sejak dulu nenek moyang kita telah menguasai teknik pembuatan kapal. Kapal Borobudur telah memainkan peran utama dalam segala hal dalam bahasa Jawa pelayaran, selama ratusan ratus tahun sebelum abad ke-13. Memasuki abad ke-8 awal, kapal Borobudur digeser oleh Jung besar Jawa, dengan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata ‘Jung’ digunakan pertama kali dalam perjalanan biksu Odrico jurnal, Jonhan de Marignolli, dan Ibn Battuta berlayar ke Nusantara, awal abad ke-14. Mereka memuji kehebatan kapal Jawa raksasa sebagai penguasa laut Asia Tenggara. Teknologi pembuatan Jung tak jauh berbeda dari karya kapal Borobudur; seluruh badan kapal dibangun tanpa menggunakan paku. Disebutkan, jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terbuat dari papan berlapis empat serta mampu menahan tembakan meriam kapal-kapal Portugis. Bobot jung rata-rata sekitar 600 ton, melebihi kapal perang Portugis. Jung terbesar dari Kerajaan Demak bobotnya mencapai 1.000 ton yang digunakan sebagai pengangkut pasukan Nusantara untuk menyerang armada Portugis di Malaka pada 1513. Bisa dikatakan, kapal jung Nusantara ini disandingkan dengan kapal induk di era modern sekarang ini. 3. Keris: kecanggihan teknologi penempaan logam Keris [lihat.co.id] –Teknologi logam sudah lama berkembang sejak awal masehi di nusantara. Para empu sudah mengenal berbagai kualitas kekerasan logam. Keris memiliki teknologi penempaan besi yang luar biasa untuk ukuran masyarakat di masa lampau. Keris dibuat dengan teknik penempaan, bukan dicor. Teknik penempaan disertai pelipatan berguna untuk mencari kemurniaan besi, yang mana pada waktu itu bahan-bahan besi masih komposit dengan materi-materi alam lainnya. Keris yang mulanya dari lembaran besi yang dilipat-lipat hingga kadang sampai ribuan kali lipatan sepertinya akan tetap senilai dengan prosesnya yang unik, menarik dan sulit. Perkembangan teknologi tempa tersebut mampu menciptakan satu teknik tempa Tosan Aji ( Tosan = besi, Aji = berharga). Pemilihan akan batu meteorit yang mengandung unsur titanium sebagai bahan keris, juga merupakan penemuan nenek moyang kita yang mengagumkan. Titanium lebih dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat keris karena sifatnya ringan namun sangat kuat. Kesulitan dalam membuat keris dari bahan titanium adalah titik leburnya yang mencapai 60 ribu derajat celcius, jauh dari titik lebur besi, baja atau nikel yang berkisar 10 ribu derajat celcius. Titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis unsur logam lainnya. Unsur titanium itu keras, kuat, ringan, tahan panas, dan juga tahan karat. Unsur logam titanium baru ditemukan sebagai unsur logam mandiri pada sekitar tahun 1940, dan logam yang kekerasannya melebihi baja namun jauh lebih ringan dari besi. Dalam peradaban modern sekarang, titanium dimanfaatkan orang untuk membuat pelapis hidung pesawat angkasa luar, serta ujung roket dan peluru kendali antar benua. 4. Benteng Keraton Buton: Arsitektur bangunan untuk pertahanan Benteng Keraton Buton [lihat.co.id] –Di Buton, Sulawesi Tenggara ada Benteng yang dibangun di atas bukit seluas kurang lebih 20,7 hektar. Benteng yang merupakan bekas ibukota Kesultanan Buton ini memiliki bentuk arsitek yang cukup unik, terbuat dari batu kapur. Benteng yang berbentuk lingkaran ini memiliki panjang keliling 2.740 meter. Benteng ini memiliki 12 pintu gerbang dan 16 pos jaga / kubu pertahanan (bastion) yang dalam bahasa setempat disebut baluara. Tiap pintu gerbang (lawa) dan baluara dikawal 4-6 meriam. Jumlah meriam seluruhnya 52 buah. Pada pojok kanan sebelah selatan terdapat godana-oba (gudang mesiu) dan gudang peluru di sebelah kiri. Letaknya pada puncak bukit yang cukup tinggi dengan lereng yang cukup terjal memungkinkan tempat ini sebagai tempat pertahanan terbaik di zamannya. Benteng ini menunjukkan betapa hebatnya ahli bangunan nenek moyang kita dalam membuat teknologi bangunan untuk pertahanan. 5. Si Gale gale: Teknologi Robot tradisional Nusantara Si Gale gale [lihat.co.id] –Orang Toba Batak Sumatra utara pada zaman dahulu sudah bisa membuat robot tradisional yang dikenal dengan sebutan si gale-gale. Boneka ini menguasai sistem kompleks tali yang dibuat sedemikian rupa. Melalui tali yang ditarik ulur inilah boneka itu dapat membungkuk dan menggerakan “tangannya” sebagai mana layaknya orang menari. Menurut cerita, Seorang Raja dari Suku Karo di Samosir membuat patung dari kayu untuk mengenang anak satu-satunya yang meninggal dunia. Patung kayu tersebut dapat menari-nari yang digerakkan oleh beberapa orang. Sigale – gale dimainkan dengan iringan musik tradisional khas Batak. http://anehdidunia.blogspot.com Boneka yang tingginya mencapai satu setengah meter tersebut diberi kostum tradisional Batak. Bahkan semua gerak-geriknya yang muncul selama pertunjukan menciptakan kesan-kesan dari contoh model manusia. Kepalanya bisa diputar ke samping kanan dan kiri, mata dan lidahnya dapat bergerak, kedua tangan bergerak seperti tangan-tangan manusia yang menari serta dapat menurunkan badannya lebih rendah seperti jongkok waktu menari. Si gale-gale merupakan bukti bahwa nenek moyang kita sudah dapat membuat boneka mekanikal atau robot walau dalam bentuk yang sederhana. Robot tersebut diciptakan untuk dapat meniru gerakan manusia.

Baca Artikel ini Selengkapnay Di: http://www.lihat.co.id/2013/09/10-Teknologi-Fantastis-yang-Dimiliki-nenek-Moyang-Indonesia.html#popup
Di zaman dahulu kala, para nenek moyang kita sudah menemukan banyak penemuan yang terbilang canggih. Tetapi sayang sekali banyak orang Indonesia sendiri tidak menyadarinya. Berikut10 Teknologi Fantastis yang Dimiliki nenek Moyang Indonesia: 1. Borobudur: bukti kecanggihan teknologi dan arsitektur Borobudur [lihat.co.id] –Pengunjung anehdidunia.blogspot borobudur adalah candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari wangsa Syailendra. Borobudur merupakan bangunan candi yang sangat megah. Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit. Bahkan dengan kecanggihan yang ada pada masa kini, sulit membangun sebuah candi yang mampu menyamai candi Borobudur. Borobudur juga mengadopsi Konsep Fraktal. Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan. Candi borobudur sendiri adalah stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Terus hingga ketidakberhinggaan. Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu. Bangunan Candi Borobudur benar-benar bangunan yang luar biasa. 2. Kapal Jung Jawa: Teknologi kapal raksasa Kapal Jung Jawa [lihat.co.id] –Jauh sebelum Cheng Ho dan Columbus, para penjelajah laut Nusantara sudah melintasi sepertiga bola dunia. Meskipun sejak 500 tahun sebelum Masehi orang-orang China sudah mengembangkan beragam jenis kapal dalam berbagai ukuran, hingga abad VII kecil sekali peran kapal China dalam pelayaran laut lepas. Dalam catatan perjalanan keagamaan I-Tsing (671-695 M) dari Kanton ke Perguruan Nalanda di India Selatan disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya, negeri yang ketika itu menguasai lalu lintas pelayaran di ”Laut Selatan”. Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit tahun 1645 menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar. Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. ‘Mereka mengaku keturunan Jawa,’ kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku Sejarah Modern Awal Asia Tenggara. Berdasarkan relief kapal di Candi Borobudur membuktikan bahwa sejak dulu nenek moyang kita telah menguasai teknik pembuatan kapal. Kapal Borobudur telah memainkan peran utama dalam segala hal dalam bahasa Jawa pelayaran, selama ratusan ratus tahun sebelum abad ke-13. Memasuki abad ke-8 awal, kapal Borobudur digeser oleh Jung besar Jawa, dengan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata ‘Jung’ digunakan pertama kali dalam perjalanan biksu Odrico jurnal, Jonhan de Marignolli, dan Ibn Battuta berlayar ke Nusantara, awal abad ke-14. Mereka memuji kehebatan kapal Jawa raksasa sebagai penguasa laut Asia Tenggara. Teknologi pembuatan Jung tak jauh berbeda dari karya kapal Borobudur; seluruh badan kapal dibangun tanpa menggunakan paku. Disebutkan, jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terbuat dari papan berlapis empat serta mampu menahan tembakan meriam kapal-kapal Portugis. Bobot jung rata-rata sekitar 600 ton, melebihi kapal perang Portugis. Jung terbesar dari Kerajaan Demak bobotnya mencapai 1.000 ton yang digunakan sebagai pengangkut pasukan Nusantara untuk menyerang armada Portugis di Malaka pada 1513. Bisa dikatakan, kapal jung Nusantara ini disandingkan dengan kapal induk di era modern sekarang ini. 3. Keris: kecanggihan teknologi penempaan logam Keris [lihat.co.id] –Teknologi logam sudah lama berkembang sejak awal masehi di nusantara. Para empu sudah mengenal berbagai kualitas kekerasan logam. Keris memiliki teknologi penempaan besi yang luar biasa untuk ukuran masyarakat di masa lampau. Keris dibuat dengan teknik penempaan, bukan dicor. Teknik penempaan disertai pelipatan berguna untuk mencari kemurniaan besi, yang mana pada waktu itu bahan-bahan besi masih komposit dengan materi-materi alam lainnya. Keris yang mulanya dari lembaran besi yang dilipat-lipat hingga kadang sampai ribuan kali lipatan sepertinya akan tetap senilai dengan prosesnya yang unik, menarik dan sulit. Perkembangan teknologi tempa tersebut mampu menciptakan satu teknik tempa Tosan Aji ( Tosan = besi, Aji = berharga). Pemilihan akan batu meteorit yang mengandung unsur titanium sebagai bahan keris, juga merupakan penemuan nenek moyang kita yang mengagumkan. Titanium lebih dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat keris karena sifatnya ringan namun sangat kuat. Kesulitan dalam membuat keris dari bahan titanium adalah titik leburnya yang mencapai 60 ribu derajat celcius, jauh dari titik lebur besi, baja atau nikel yang berkisar 10 ribu derajat celcius. Titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis unsur logam lainnya. Unsur titanium itu keras, kuat, ringan, tahan panas, dan juga tahan karat. Unsur logam titanium baru ditemukan sebagai unsur logam mandiri pada sekitar tahun 1940, dan logam yang kekerasannya melebihi baja namun jauh lebih ringan dari besi. Dalam peradaban modern sekarang, titanium dimanfaatkan orang untuk membuat pelapis hidung pesawat angkasa luar, serta ujung roket dan peluru kendali antar benua. 4. Benteng Keraton Buton: Arsitektur bangunan untuk pertahanan Benteng Keraton Buton [lihat.co.id] –Di Buton, Sulawesi Tenggara ada Benteng yang dibangun di atas bukit seluas kurang lebih 20,7 hektar. Benteng yang merupakan bekas ibukota Kesultanan Buton ini memiliki bentuk arsitek yang cukup unik, terbuat dari batu kapur. Benteng yang berbentuk lingkaran ini memiliki panjang keliling 2.740 meter. Benteng ini memiliki 12 pintu gerbang dan 16 pos jaga / kubu pertahanan (bastion) yang dalam bahasa setempat disebut baluara. Tiap pintu gerbang (lawa) dan baluara dikawal 4-6 meriam. Jumlah meriam seluruhnya 52 buah. Pada pojok kanan sebelah selatan terdapat godana-oba (gudang mesiu) dan gudang peluru di sebelah kiri. Letaknya pada puncak bukit yang cukup tinggi dengan lereng yang cukup terjal memungkinkan tempat ini sebagai tempat pertahanan terbaik di zamannya. Benteng ini menunjukkan betapa hebatnya ahli bangunan nenek moyang kita dalam membuat teknologi bangunan untuk pertahanan. 5. Si Gale gale: Teknologi Robot tradisional Nusantara Si Gale gale [lihat.co.id] –Orang Toba Batak Sumatra utara pada zaman dahulu sudah bisa membuat robot tradisional yang dikenal dengan sebutan si gale-gale. Boneka ini menguasai sistem kompleks tali yang dibuat sedemikian rupa. Melalui tali yang ditarik ulur inilah boneka itu dapat membungkuk dan menggerakan “tangannya” sebagai mana layaknya orang menari. Menurut cerita, Seorang Raja dari Suku Karo di Samosir membuat patung dari kayu untuk mengenang anak satu-satunya yang meninggal dunia. Patung kayu tersebut dapat menari-nari yang digerakkan oleh beberapa orang. Sigale – gale dimainkan dengan iringan musik tradisional khas Batak. http://anehdidunia.blogspot.com Boneka yang tingginya mencapai satu setengah meter tersebut diberi kostum tradisional Batak. Bahkan semua gerak-geriknya yang muncul selama pertunjukan menciptakan kesan-kesan dari contoh model manusia. Kepalanya bisa diputar ke samping kanan dan kiri, mata dan lidahnya dapat bergerak, kedua tangan bergerak seperti tangan-tangan manusia yang menari serta dapat menurunkan badannya lebih rendah seperti jongkok waktu menari. Si gale-gale merupakan bukti bahwa nenek moyang kita sudah dapat membuat boneka mekanikal atau robot walau dalam bentuk yang sederhana. Robot tersebut diciptakan untuk dapat meniru gerakan manusia.

Baca Artikel ini Selengkapnay Di: http://www.lihat.co.id/2013/09/10-Teknologi-Fantastis-yang-Dimiliki-nenek-Moyang-Indonesia.html#popup

Kini, Budaya Pancasila Telah Hilang

Berbicara tentang Pancasila. Kita tentu tahu apa itu Pancasila. Sering sekali kita mendengar saat kita duduk di bangku sekolah. Tepatnya saat upacara pengibaran bendera pada hari senin.



Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945.
 

Meskipun terjadi perubahan kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila.
(wikipedia)

Pancasila terdiri atas 5 sila, antara lain:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
3. Persatuan Indonesia.
4. Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan,dalam permusyawaratan Perwakilan.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh rakyat Indonesia.

Dalam kesempatan kali ini, izinkan saya membahas budaya Pancasila yang kini telah hilang. Simak ulasannya berikut.

1.) Ketuhanan yang Maha Esa

Sila pertama mengajarkan kita untuk Percaya dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.Namun, di zaman Modern sekarang rasanya sila pertama dalam Pancasila ini semakin lama semakin pudar dalam Masyarakat Indonesia. Berikut adalah contoh pudarnya sila pertama dalam masyarakat Indonesia :
  • Banyaknya Orang atau Golongan yang membuat Suatu agama bermusuhan di karena kan suatu tindakan Meng Olok atau Mencaci Suatu agama. 
  • Hilangnya Rasa Hormat antar umat ber agama yang menimbulkan perpecahan kembali

2.) Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab adalah sila kedua dalam pancasila. Di Sila kedua ini, kita diajarkan untuk mengakui persamaan derajat persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia. Tapi di zaman sekarang rasanya sila kedua ini sudah mulai pudar, seperti contoh berikut :
  • Melakukan tindakan semena-mena dan main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan. 
  • Yang Benar jadi Salah , dan yang salah menjadi Benar.
  • Hilangnya rasa saling mencintai antar warga indonesia.

3.) Persatuan Indonesia

Persatuan Indonesia adalah sila ketiga dalam Pancasila, sila ketiga ini mengajarkan kita untuk menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan, serta keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. Kembali melihat ke zaman sekarang rasanya sudah sangat pudar budaya pancasila di Indonesia, dan kini akan saya jelaskan contoh untuk sila ketiga:
  • Lunturnya rasa Persatuan antar golongan/masyarakat di Indonesia. 
  • Lunturnya Rasa Rela Berkorban untuk kemajuan Bangsa Dan Negara.
 

4.) Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan


Sila keempat ini mengandung banyak arti untuk Indonesia ini . Sila keempat ini mengajarkan kita untuk mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat, mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama, tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. Kita kembali tengok ke  zaman sekarang ini, sepertinyanya sila keempat ini sudah pudar. Berikut adalah contohnya:

  • Lebih mengutamakan kepentingan pribadi ketimbang kepentingan ber masyarakat. 
  • Selalu bertindak main hakim sendiri untuk menyelesaikan masalah ketimbang bermusyawarah.
  • Hilangnya rasa bermusyawarah untuk kepentingan Bersama.

5.) Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia


Dalam sila kelima ini kita diajarkan untuk mengembangkan sikap adil terhadap sesama, suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri. Tetapi, sepertinya sila kelima ini pun ikut luntur dalam Tubuh Masyarakat Indonesia. Berikut adalah beberapa contohnya :
  • Lunturnya Budaya Gotongroyong dan Suasana kekeluargaan dalam Masyarakat.
  • Lunturnya rasa Iba dan tolong menolong antar sesama warga negara.
  • Pudarnya rasa saling menghormati Hak Sesama Manusia

Sekian pembahasannya. Hal-hal di atas adalah beberapa contoh bagaimaan Budaya Pancasila yang kini telah hilang ditelan zaman. Bahkan, jika kita tilik ke masyarakat, ada banyak yang bahkan tidak hafal Pancasila.
Sebagai warga negara yang baik. Marilah kita tingkatkan kembali, tegakkan kembali Ideologi Pancasila yang sebenar-benarnya. Jangan sampai anak dan cucu kita tidak mewarisi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.

Sumber

Negara Mana Dulu yang Menggunakan Bendera Merah Putih?

Sumber

Warna merah putih adalah warna bendera negara Indonesia. Merah putih adalah simbol yang berartikan kuat dan makmur.
Anda tahu bahwa negara kita bukanlah pemilik bendera merah putih ini. Lantas negara mana saja yang menggunakan bendera merah putih? Mari simak ulasannya berikut ini.

1.) Polandia




Bendera Polandia terdiri atas dua garis horizontal dengan lebar yang sama, bagian atas putih dan bagian bawah merah. Dua warna tersebut didefinisikan dalam konstitusi Polandia sebagai warna nasional.
Putih dan merah secara resmi diadopsi sebagai warna nasional pada tahun 1831. Hal itu didasarkan atas tincture (warna) khas dari lambang dua negara konstituen Persemakmuran Polandia-Lituania, yaitu Elang Putih dari Polandia dan The Pursuer of Lituania, seorang ksatria berkulit putih yang menunggangi kuda putih lengkap dengan perisai merah. Sebelum itu, tentara Polandia memakai kombinasi berbagai warna. Bendera nasional secara resmi diadopsi pada tahun 1919. Sejak tahun 2004, Polish Flag Day dirayakan pada tanggal 2 Mei. 



2.) Monaco


Bendera nasional Monaco terdiri atas dua strip horizontal yang sama, merah (atas) dan putih (bawah). Warna Merah dan Putih sudah menjadi corak khas The House of Grimaldi paling tidak semenjak 1339, namun dengan desain yang berubah-ubah.. Desain dua warna diadopsi pada tanggal 4 April 1881, di bawah pimpinan Pangeran Charles III.
Bendera Monako yang asli (berbentuk sama dengan Bendera negara Monako tapi dengan gambar simbol negara versi sebelumnya di tengahnya) sudah digunakan sejak awal kerajaan ini berdiri, kecuali saat Monako di-aneksasi Perancis pada periode 1793-1814. Bentuknya kini yang lebih sederhana mulai digunakan sejak 4 April 1881. 



3.) Indonesia





Bendera nasional Indonesia, yang dikenal sebagai Sang Saka Merah Putih ("Merah Putih") didasarkan pada bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13 di Jawa Timur. Bendera itu sendiri diperkenalkan dan dikibarkan secara resmi di hadapan dunia pada upacara Hari Kemerdekaan Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945. Desain bendera masih tetap sama sampai sekarang. 




Warna merah putih berasal dari bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13. Kemudian, warna-warna itu dihidupkan kembali oleh para mahasiswa dan para nasionalis di awal abad 20 sebagai ekspresi nasionalisme melawan Belanda. Bendera merah-putih dikibarkan untuk pertama kalinya di Jawa pada tahun 1928. Di bawah pemerintahan Belanda, bendera itu dilarang berkibar. Sistem ini diadopsi sebagai bendera nasional pada tanggal 17 Agustus 1945, ketika kemerdekaan diumumkan dan telah digunakan sejak saat itu.
Ada juga cerita lain tentang bendera Indonesia, yang secara signifikan berhubungan dengan bendera Belanda. Di bawah kolonialisme Belanda, setiap urusan menggunakan bendera Belanda (merah-putih-biru). Sedangkan bendera Indonesia dilarang digunakan. Sebagai simbol perlawanan terhadap Belanda, kaum nasionalis Indonesia dan gerakan kemerdekaan merobek bendera Belanda. Mereka merobek bagian bawah bendera, dan memisahkan warna merah dan putih dari warna biru. Alasan utamanya adalah karena biru pada bendera Belanda dipahami sebagai berdiri untuk aristokrasi "berdarah biru". Sebaliknya, warna merah mewakili darah yang tertumpah dalam Perang Kemerdekaan, sedangkan putih bisa dipahami untuk melambangkan kemurnian Indonesia.

Nama resminya adalah Sang Merah Putih sesuai dengan Pasal 35 UUD 1945. Bendera ini juga biasa disebut Bendera Merah Putih, Sang Dwiwarna, atau Sang Saka Merah Putih. Bendera Pusaka adalah bendera yang dikibarkan di depan rumah Soekarno beberapa saat setelah dia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Bendera Pusaka ini adalah dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno, dan dikibarkan setiap tahun di depan istana presiden pada saat upacara hari kemerdekaan. Namun, karena dianggap terlalu rapuh, Bendera Pusaka dikibarkan untuk yang terakhir kalinya pada 17 Agustus 1968.

Merah berarti keberanian, sedangkan putih berarti kemurnian. merah tersebut merupakan tubuh manusia atau kehidupan fisik, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia atau kehidupan rohani. Bersama-sama mereka berdiri untuk melengkapi manusia.

Secara tradisional, sebagian besar masyarakat Indonesia telah menggunakan merah dan putih sebagai warna suci mereka, pencampuran warna gula (warna merah berasal dari gula kelapa atau Gula aren) dan beras (berwarna putih). Sampai hari ini, keduanya merupakan komponen utama masakan Indonesia setiap hari. Rupanya, penduduk Kerajaan Majapahit juga menggunakan konsep ini dan dirancang sebagai bendera merah dan putih.

Note : Kerajaan majapahit berdiri tahun 1293 


Jadi, sudah tahu kan mana yang lebih dulu menggunakan bendera merah putih ini?

Sekian. Semoga dapat menambah wawasan kita.

Sumber