Allahuakbar, hanya itu yang bisa kita ucapkan saat mendengar berita seperti ini. Bagaimana tidak, para ilmuan NASA secara mengejutkan telah mengumumkan planet yang sangat
mirip dengan bumi setelah sekian lama meneliti planet tersebut. Pada tanggal 23 Juli 2015 NASA mengumumkan temuan baru dari Kepler
Space Telescope yang merupakan misi untuk mencari planet lain yaitu
planet Kepler 452B. Hal ini tentu membuat kita sebagai penghuni bumi yang telah dicap sebagai "Khalifatu filardhi" atau "Khalifah di Bumi" oleh Allah SWT ternganga bingung mendengar fenomena alam ini.
Exoplanet yang mengorbit bintang lain pertama kali ditemukan pada tahun 1995. Exoplanet, terutama planet yg mirip Bumi walaupun berukuran kecil masih menjadi Science Fiction 21 tahun yg lalu. Tp sekarang para astronomer sudah menemukan apa yg dari dulu manusia impikan, yaitu planet Bumi yang lain.
Kepler 452B adalah planet terkecil yang mengorbit bintang lain di zona yang bisa ditinggali makhluk hidup, bahkan Kepler 452 B dideskripsikan sebagai sepupu Bumi yg lebih tua dan lebih besar.
Yg membuat planet ini luar biasa adalah orbitnya saat mengelilingi bintang yg hampir sama jaraknya dengan orbit bumi, bahkan bintang yg diorbit planet Kepler 452B ini disebut mirip dengan Matahari. Hal ini membuat planet Kepler 452B mampu untuk menopang kehidupan. NASA juga berkata jika tanaman dipindahkan ke planet tersebut maka tanaman itu kemungkinan besar bisa hidup.
Planet Kepler 452B berukuran 60% lebih besar daripada Bumi dan berlokasi sejauh 1.400 tahun cahaya di konstelasi Cygnus. Walaupun ukurannya lebih besar, planet Kepler 452B mengorbit bintangnya selama 385 hari atau hanya 5% lebih lama daripada Bumi. Jarak antara planet Kepler 452B ke bintang yg diorbitnya pun hanya lebih jauh 5 % dari jarak planet Bumi ke Matahari.
Hal ini membuat planet Kepler 452B berada dalam zona yang bisa ditinggali makhluk hidup - atau disebut Goldilocks zone - yaitu area dimana air dapat menggenang di permukaan planet.
"Ini sangat menarik, karena Kepler 452B menerima jenis spektrum dan intensitas cahaya yang sama seperti yang kita dapat di Bumi. Ini artinya tanaman di planet Bumi dapat tumbuh jika Kepler 452B memiliki permukaan tanah berbatu dan memiliki atmosfir" kata Dr. Daniel Brown, ahli astronomi dari Nottingham Trent University.
"Matahari"-nya Kepler 452B yaitu Kepler 452 berumur 6 milyar tahun, 1,5 tahun lebih tua daripada "Matahari"-nya Bumi, mempunyai suhu yang sama, 20% lebih cerah dan memiliki diameter 10% lebih panjang.
Walaupun massa dan komposisinya belum diketahui, riset sebelumnya menunjukkan bahwa planet berukuran seperti Kepler 452B memiliki kemungkinan besar mempunyai permukaan yg berbatu.
"Kami dapat berasumsi bahwa Kepler 452B adalah sepupu Bumi yg lebih besar dan lebih tua. Menakjubkan jika kita mempertimbangkan bahwa planet ini telah menghabiskan waktu selama 6 miliar tahun di zona yg dapat dihuni makhluk hidup lebih lama dari Bumi. Planet ini mempunyai kesempatan besar untuk adanya kehidupan, karena semua bahan dan kondisi yg diperlukan bagi kehidupan ada di planet ini" kata Jon Jenkins, pemimpin analisis data Kepler dari Nasa's Ames Research Center
The Kepler Space Telescope, sejauh ini telah menemukan 1.028
exoplanet sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2009. Para astronom
memindah posisinya secara teratur dan mengubah sudut pandang teleskop
tersebut. Hal itu dilakukan untuk melihat perubahan kecil kecerahan dari
bintang yang mengindikasi adanya planet yang mengorbit.
Sumber
Exoplanet yang mengorbit bintang lain pertama kali ditemukan pada tahun 1995. Exoplanet, terutama planet yg mirip Bumi walaupun berukuran kecil masih menjadi Science Fiction 21 tahun yg lalu. Tp sekarang para astronomer sudah menemukan apa yg dari dulu manusia impikan, yaitu planet Bumi yang lain.
Kepler 452B adalah planet terkecil yang mengorbit bintang lain di zona yang bisa ditinggali makhluk hidup, bahkan Kepler 452 B dideskripsikan sebagai sepupu Bumi yg lebih tua dan lebih besar.
Yg membuat planet ini luar biasa adalah orbitnya saat mengelilingi bintang yg hampir sama jaraknya dengan orbit bumi, bahkan bintang yg diorbit planet Kepler 452B ini disebut mirip dengan Matahari. Hal ini membuat planet Kepler 452B mampu untuk menopang kehidupan. NASA juga berkata jika tanaman dipindahkan ke planet tersebut maka tanaman itu kemungkinan besar bisa hidup.
Planet Kepler 452B berukuran 60% lebih besar daripada Bumi dan berlokasi sejauh 1.400 tahun cahaya di konstelasi Cygnus. Walaupun ukurannya lebih besar, planet Kepler 452B mengorbit bintangnya selama 385 hari atau hanya 5% lebih lama daripada Bumi. Jarak antara planet Kepler 452B ke bintang yg diorbitnya pun hanya lebih jauh 5 % dari jarak planet Bumi ke Matahari.
Hal ini membuat planet Kepler 452B berada dalam zona yang bisa ditinggali makhluk hidup - atau disebut Goldilocks zone - yaitu area dimana air dapat menggenang di permukaan planet.
"Ini sangat menarik, karena Kepler 452B menerima jenis spektrum dan intensitas cahaya yang sama seperti yang kita dapat di Bumi. Ini artinya tanaman di planet Bumi dapat tumbuh jika Kepler 452B memiliki permukaan tanah berbatu dan memiliki atmosfir" kata Dr. Daniel Brown, ahli astronomi dari Nottingham Trent University.
"Matahari"-nya Kepler 452B yaitu Kepler 452 berumur 6 milyar tahun, 1,5 tahun lebih tua daripada "Matahari"-nya Bumi, mempunyai suhu yang sama, 20% lebih cerah dan memiliki diameter 10% lebih panjang.
Walaupun massa dan komposisinya belum diketahui, riset sebelumnya menunjukkan bahwa planet berukuran seperti Kepler 452B memiliki kemungkinan besar mempunyai permukaan yg berbatu.
"Kami dapat berasumsi bahwa Kepler 452B adalah sepupu Bumi yg lebih besar dan lebih tua. Menakjubkan jika kita mempertimbangkan bahwa planet ini telah menghabiskan waktu selama 6 miliar tahun di zona yg dapat dihuni makhluk hidup lebih lama dari Bumi. Planet ini mempunyai kesempatan besar untuk adanya kehidupan, karena semua bahan dan kondisi yg diperlukan bagi kehidupan ada di planet ini" kata Jon Jenkins, pemimpin analisis data Kepler dari Nasa's Ames Research Center
| The Kepler Space Telescope |
| Penemuan planet-planet yang dapat dihuni selama 6 tahun terakhir |
Sumber





















